Sabtu, 08 Oktober 2016

PENGANTAR KOMPUTER 1 B

 RIYAN SETIAWAN
26216525

A. tujuan penulisan ini untuk menjelaskan dasar sistem operasi dan jenis - jenis sistem operasi yang telah di pelajari dan penulisan ini bertujuan untuk memenuhi tugas PENGANTAR KOMPUTER 1B dengan penulisan ini agar dapat di mengerti dan di  pahami. metode yang di gunakan menggunakan internet dan sumber bacaan yang terpercaya


1.KONSEP DASAR SISTEM OPERASI

 1.1 PENGERTIAN
Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.

Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.


1.2 FUNGSI DASAR
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.

Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.

1.3 SEJARAH SISTEM INFORMASI
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
o   Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
o   Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
o   Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).
o   Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

 

Menurut Tanenbaum dan Woodhull, sistem terlapis terdiri dari enam lapisan, yaitu:
1.    Lapisan 0. Mengatur alokasi prosesor, pertukaran antar proses ketika interupsi terjadi atau waktu habis dan lapisan ini mendukung dasar multi-programming pada CPU.
2.    Lapisan 1. Mengalokasikan ruang untuk proses di memori utama dan pada 512 kilo word drum yang digunakan untuk menahan bagian proses ketika tidak ada ruang di memori utama.
3.    Lapisan 2. Menangani komunikasi antara masing-masing proses dan operator console. Lapisan ini masing-masing proses secara efektif memiliki operator console sendiri.
4.    Lapisan 3. Mengatur peranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dari/ke proses tersebut.
5.    Lapisan 4. Tempat program pengguna. Pengguna tidak perlu memikirkan tentang proses, memori, console, atau manajemen I/O.
6.    Lapisan 5. Merupakan operator sistem.
Contoh sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS.
Kelemahan struktur ini adalah fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati. Sedangkan keunggulannya adalah memeliki semua kelebihan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi.

 1.4 BOOTING
Booting adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada proses awal menyalakan komputer dimana semua register prosesor disetting kosong, dan status mikroprosesor/prosesor disetting reset

program BIOS (Basic Input Output System), yaitu sebuah software dasar, terpanggil. Sebab memang biasanya BIOS berada pada alamat tersebut. Kemudian BIOS akan melakukan cek terhadap semua error dalam memory, device-device yang terpasang/tersambung kepada komputer — seperti port-port serial dan lain-lain.

POST (Power-On Self Test). Setelah cek terhadap sistem tersebut selesai, maka BIOS akan mencari [Sistem Operasi], memuatnya di memori dan mengeksekusinya.


PROSES BOOTING
Secara umum, gambaran yang terjadi pada proses boot adalah sebagai berikut :
1.      Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Karena itu, prosesor dirancang untuk selalu mencari alamat tertentu di BIOS ROM. Pada alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi jump yang menuju ke alamat eksekusi awal BIOS. Setelah itu, prosesor menjalankan power-on-self test(POST), yaitu memeriksa kondisi hardware yang ada.
2.      Sesudah itu, BIOS mencari video card. Secara khusus, dia mencari program BIOS milik video card. Kemudian system BIOS menjalankan video card BIOS. Barulah setelah itu, video card diinisalisasi.
3.      Kemudian BIOS memeriksa ROM pada hardware yang lain, apakah memiliki BIOS tersendiri apakah tidak. Jika ya, maka akan dieksekusi juga.
4.      BIOS melakukan pemeriksaan lagi, misal memeriksa besar memori dan jenis memori. Lebih lanjut lagi, dia memeriksa hardware yang lain, seperti disk. Lalu dia mencari disk dimana proses boot bisa dilakukan, yaitu mencari boot sector. Boot sector ini bisa berada di hard disk, atau floppy disk
Berdasarkan keadaan kejadian dari proses booting ini, terdapat beberapa boot, yaitu:
a.       Cold boot, boot yang terjadi ketika komputer dari dalam keadaan mati, kebalikan dari warm boot.
b.      Warm boot, proses boot yang terjadi ketika komputer diberikan arus listrik kembali, dimana arus listrik dimatikan hanya sejenak, dengan tujuan untuk mengulang kembali proses komputer dari awal, kebalikan dari cold boot. Warm boot ini biasanya terjadi karena software crash atau terjadi pengaturan ulang dari sistem.
c.       Soft boot, proses boot yang dikendalikan melalui sistem.
d.      Hard boot, proses boot yang terjadi dengan cara dipaksa, kebalikan dari soft boot.
e.      Reboot, peristiwa mengulang kembali sistem dari awal, reboot ini terjadi karena beberapa hal, diantaranya seperti sistem tidak bereaksi dalam beberapa lama, terjadi perubahan setting dari sistem.

2. JENIS - JENIS SISTEM OPERASI  

Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan Komputer Beserta Contohnya. Seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, pengertian sistem operasi secara umum adalah pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dab menyamankan penggunaan serta pemanfaatn sumber daya sistem komputer.


 

Sedangkan sistem operasi grafik atau Graphical User Interface (GUI) adalah sistem operasi yang tampilan antar mukanya didesain dan memiliki tampilan yang lebih atraktif sehingga membuat pengguna komputer lebih nyaman dan menyenangkan. Sistem operasi GUI adalah sistem operasi yang merupakan pengembangan dari sistem operasi berbasis text.

Kelebihan sistem operasi berbasis grafis adalah sebagai berikut :
  1. Desain grafis yang lebih menarik.
  2. Mudah digunakan (User friendly)
  3. Menarik minat pengguna
  4. Berinteraksi dengan komputer secara lebih baik.
  5. Resolusi gambar yang tinggi
Kekurangan Sistem Operasi Berbasis Grafis
  1. Membutuhkan memori yang besar
  2. Sangat bergantung kepada hardware
  3. Membutuhkan banyak tempat pada layar komputer

 2.1 Windows

Microsoft Windows atau biasa kita sapa dengan sebutan Windows adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antarmuka berbasiskan GUI ( Grapgical User Interface) atau tampilan antar muka bergrafis.Windows merupakan pengembangan dari sistem operasi Ms-DOS. Untuk Windows versi pertama yang dikeluarkan adalah Windows Graphic Environment 1.0

 

Generasi pertama sistem operasi Microsoft Windows yaitu Microsoft Windows 3.0 yang dirilis tahun 1990. Selanjutnya Microsoft merilis Microsoft Windows 3.1 (tahun 1992), Microsoft Windows NT (tahun 1993), Microsoft Windows 95, Microsoft Windows 98, Microsoft Windows 2000, Microsoft WindowsXP, serta Microsoft Windows Vista. Microsoft Windows 98 dirilis tahun 1998 sedangkan Microsoft Windows 2000 dirilis tahun 2000. Microsoft Windows XP dirilis tahun 2001, Microsoft Windows Vista dirilis tahun 2007, Windows 7, Windows 8 dan Windows versi terbaru yaitu Windows 10  



2.2 UNIX

UNIX adalah sistem operasi yang ditulis dalam bahasa C sehingga UNIX pun mirip dengan DOS yaitu berbasis text/Line Command Based, selain itu UNIX merupakan sistem operasi yang paling secure dibanding sistem operasi lainnya karena setiap file, direktori, user dan group memiliki akses tersendiri. Karena adanya dukungan proyek GNU, maka selanjutnya UNIX berkembang menjadi Linux (salah satu varian dari UNIX).

Kelebihan dan kekurangan UNIX
  1. Sistem operasi yang mendukung Multiuser dan Multitasking
  2. Dibuat di Bell Laboratories awal tahun 1970.
  3. Tidak user friendly
  4. Dapat menangani pemrosesan yang besar.
  5. Menyediakan layanan internet seperti web server, terminal emulation (telnet), akses database dan Network File System (NFS).
  6. Trade mark dari UNIX sekarang dipegang oleh the open group.
2.3 LINUX

Linux merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Trovald. Pada awalnya Linux dibuat sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk mengakses server UNIX di universitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX (salah satu varian dari UNIX), peralatan sistem dan pustakanya berasal dari sistem operasi GNU.
 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Operasi Linux adalah sebagai berikut :
  •  Turunan dari UNIX yang merupakan freeware dan powerfull operating system.
  • Linux merupakan sistem operasi yang dapat digunakan sebagai server dan client.
  • Memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP    
  •  Layanan yang disediakan oleh oleh Linux yang berbasiskan TCP/IP Suite
  • Web server : Apache
  •  Web proxy : Squid 
  • DNS     Bersifat open source sehingga mudah dikembangkan
 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Operasi Linux adalah sebagai berikut :
    Turunan dari UNIX yang merupakan freeware dan powerfull operating system.
    Linux merupakan sistem operasi yang dapat digunakan sebagai server dan client.
    Memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP     Layanan yang disediakan oleh oleh Linux yang berbasiskan TCP/IP Suite
Web server : Apache
Web proxy : Squid
File & Printing sharing : Samba
Email : Sendmail
DNS     Bersifat open source sehingga mudah dikembangkan

2.4 MAC OS ( Macintosh Operating System)

MAC OS atau Macintosh Operating System adalah sistem operasi yang dibuat oleh Apple Computer digunakan khusus untuk Macintosh Computer dan tidak kompatibel dengan komputer IBM. MAC OS merupakan sistem operasi pertama yang menggunakan pengguna antarmuka grafis (Graphical User Interface/GUI)

Kelebihan Sistem Operasi MAC OS
1.    Stabil, karena menggunakan UNIX
2.    Multitasking
3.    Tampilan User Interface (UI) sangat bagus
4.    Aman dari malware


2.6. SOLARIS

Sistem operasi Solaris adalah termasuk jenis sistem operasi turunan dari UNIX yang dikembangkan oleh Sun Microsystem pada tahun 1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal karena kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture). Solaris disertifikasikan ke dalam spesifikasi UNIX, walaupun pada awal pengembangannya diciptakan untuk kepentingan pribadi. Kebanyakan kode dasarnya sekarang ini merupakan software opensource yang dikenal dengan OpenSolaris. OpenSolaris adalah open source versi sistem operasi Sun Solaris. Sun Solaris terdiri dari lebih beberapa kode yang tidak hanya inti dari sistem operasi, misalnya Source untuk installer, desktop dan software.

Konsep Open Solaris adalah sebagai berikut :
1. Free Redistribution : distribusi secara bebas.
2. Source Kode : sumber source harus tersedia untuk semua distribusi.
3. Derived Work : setiap orang bisa mengubah kode dan mendistribusikan kembali.
4. No Discrimination : kode harus disediakan bagi pengguna untuk dikembangkan
SUMBER REFERNSI:
http://hillmansita-icb.blogspot.com/2011/07/download-artikel-konsep-dasar-sistem.html
  
http://www.ariebnu.com/2016/04/jenis-jenis-sistem-operasi-jaringan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar